Membangun Motivasi diri Untuk Mencapai Potensi Hidup Yang Maksimal
Cita-cita atau tujuan hidup ini hanya bisa diraih jika anda memiliki motivasi yang kuat dalam diri anda. Tanpa motivasi apapun, sulit sekali anda menggapai apa yang anda cita-citakan. Tapi tak dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam diri sendiri. Bahkan mungkin anda nggak tahu pasti bagaimana cara membangun motivasi di dalam diri sendiri. Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik, kesuksesan dalam karir, rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri.
Padahal, banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menumbuhkan motivasi diri untuk mencapai potensi hidup yang maksimal. Disini saya mencoba untuk menguraikan 7 langkah dasarnya, yaitu :
Public Speaking - Pedoman Berbicara di Depan Publik *** HOW TO BE CONFIDENT - Percaya Diri Public Speaking
* Perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi. Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih. Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu, meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap aspek kehidupanmu.
* Mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda. Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri
* Temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu. Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu. Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.
* Lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi. Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini. Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.
* Temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun kita harus bersikap :” Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana.” Kita semua menghadapi tantangan dalam hidup ini . Kita semua pasti mengalami hal-hal yang datang menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.
* Yakinlah dengan keyakinan anda. Banyak para ahli berpendapat “keyakinanlah yang menentukan arah gerak seseorang”. Pastinya, pendapat itu tidak keluar begitu saja, dan ini kerap terjadi dalam kehidupan kita. Dimana ketika kita masih teromabng ambing dalam berbagai pilihan, maka kita akan sangat sulit menentukan langkah selanjutnya.
* Memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu, sekarang juga !
***
Kondisi Umum
* Usahakan Anda terlihat oleh audiens
* Pastikan suara Anda terdengar oleh seluruh audiens
* Lakukan kontak mata
* Katakan dengan wajah
* Jangan tegang/menunduk, senyumlah dan tatap pendengar
Berbicara Efektif dan Menarik
* Membangun rapport dengan audiens
* Menarik perhatian dan minat audiens
* Menyampaikan gagasan
* Menyimpulkan: menguatkan gagasan utama yang disampaikan
* Menutup Pembicaraan
Membangun Rapport
* Berbagi identitas
* Membangun pengalaman positif
* Cross-matching harapan dan nilai audiens
* Memunculkan humor yang sehat
Menarik Perhatian dan Minat Audiens
* Hubungkan topik dengan audiens
* Sampaikan pentingnya topik Anda
* Kejutkan audiens dengan hal-hal tak terduga
* Bangkitkan keingintahuan
* Ajukan pertanyaan
* Awali dengan kutipan
Menyampaikan Gagasan
* Sampaikan ide Anda dengan antusias
* Sesuaikan bahasa dengan audiens
* Gunakan alat bantu yang sesuai
* Selingi dengan humor, cerita, puisi, dll
* Ajak keeterlibatan peserta
Mendayagunakan Suara
* Sampaikan ide dengan volume suara yang didengar oleh seluruh audiens, pilih kata yang tepat, pelafalan yang jelas, dan intonasi yang sesuai
* Gunakan suara lantang untuk semangat, komando dan perintah. Suara lirih untuk hal penting
* Variasikan kecepatan bicara untuk meningkatkan kepentingan pesan Anda. Variasikan dengan jeda yang sering, irama yang mantap, dan kalimat yang pendek
Gerakan Tubuh
* Be Natural: jangan diam atau terlihat kaku
* Gunakan gerakan tangan, langkah kaki, untuk memperkuat arti
* Lakukan sedikit gerak untuk audiens, cukup ekspresi wajah dan gerakan tangan.Jika audiens banyak, perbanyak gerak
* Untuk menjelaskan konsep abstrak, kurangi gerak dan bicaralah perlahan. Untuk topik ringan, perbanyak gerak
Melibatkan Audiens
* Komunikasi perlu diadakan secara dua arah agar dapat saling memberi feedback
* Menyerap informasi hanya melalui pendengaran hasilnya kurang optimal
Yang Membuat Audiens Malas Terlibat
* Sedikit kontak pribadi, tidak melakukan kontak mata, dan tidak memanggil dengan nama peserta
* Membuat peserta pasif
* Selalu mengkritik pertanyaan, usulan, jawaban, dan tingkah laku peserta
* Membuat peserta merasa bodoh karena bertanya
Teknik Mengajukan Pertanyaan
* Ajukan satu pertanyaan dalam satu waktu
* Hindari pertanyaan tertutup dan direktif
* Pertanyaan harus terfokus, tidak kabur
* Ajukan pertanyaan yang memungkinkan peserta menunjukkan kepandaiannya
* Ajukan pertanyaan yang merangsang interaksi peserta
* Perhatikan peserta yang diam
* Tunggu jawaban beberapa saat
Teknik Berespon terhadap Jawaban Peserta
* Perhatikan jawaban verbal dan non-verbal
* Variasikan respon untuk jawaban yang berbeda
* Puji jawaban yang benar
* Perbaiki jawaban yang salah dengan cara tidak mengkritik
Mengakhiri Pembicaraan
* Simpulkan pembicaraan
* Akhiri dengan mengutip kata-kata bijak yang sesuai dengan tema Anda
* Buat pertanyaan yang dramatis
* Jika ide Anda berupa ajakan, beri semangat melakukannya
Saya ingin menunjukan kepada Anda bagaimana cara meningkatkan kepercayaan diri lebih mendasar. Bukan hanya dari luarnya saja. Penampilan fisik memang akan meningkatkan percaya diri, tetapi yang lebih penting dari itu semua ialah masalah mental. Dan saya akan tunjukan kepada Anda bagaimana mengubah pola pikir Anda menjadi pribadi yang lebih percaya diri.
Perkataan dan suruhan tidak akan membuat orang percaya diri. Percaya diri adalah masalah pola pikir yang letakanya ada di dalam pikiran bawah sadar. Perlu proses bagaimana mengubah pola yang ada di dalam pikiran bawah sadar. Tidak cukup hanya dengan menyuruh orang percaya diri.
Dan pada lensa ini Anda akan mendapatkan panduan bagaimana meningkatkan kepercayaan diri.
Materials you'll need
Saya sudah menyiapkan berbagai perangkat yang bisa membantu Anda untuk meningkatkan percaya diri berupa ebook, audio, dan video yang bisa Anda dapatkan di Percaya Diri
Langkah Pertama
Langkah pertama untuk meningkatkan percaya diri ialah dengan melenturkan sikap Anda saat ini. Artinya Anda membuka pikiran untuk berubah. Melepaskan sumbat-sumbat emosi yang menghalangi proses pembentukan kepercayaan diri. Untuk melakukan ini, diperlukan sebuah proses bertahap. Memang tidak mudah untuk mengubah diri yang sudah kaku atau membeku, namun dengan menggunakan video yang telah saya siapkan, kekakuan Anda akan melentur dan siap berubah.
Langkah kedua
Langkah kedua ialah dengan membangun pola pikir percaya diri dalam diri Anda. Caranya dengan memasukan berbagai input dalam pikiran Anda yang didesain sedemikian rupa sehingga terbentuk sebuah pola pikir baru. Memang tidak mudah, karena di jaman informasi saat ini pikiran kita diserbu dengan berbagai berita yang negatif yang bisa merusak pikiran Anda. Anda harus memiliki cara agar input yang memberdayakan lebih kuat dan bisa mengalahkan informasi yang negatif.
Langkah Ketiga
Dan yang ketiga ialah menjaga rasa percaya diri Anda agar tidak hilang. Harus ada suatu pemeliharaan untuk memperkuat tingkat percayaan diri sampai memiliki kekuatan yang memadai sehingga tidak mudah dirusak. Hal ini diperlukan sebab, hal-hal yang merusak percaya diri justru lebih banyak dibandingkan hal yang memberdayakannya. Kabar baiknya, sekali Anda mencapai tahap tertentu, tingkat percaya diri Anda akan terus meningkat seperti efek bola salju.
Better Public Speaking and Presentation
Ensure Your Words Are Always Understood
Think of the last really memorable talk or presentation that you attended. Now, was that easy to do, or did you really have to rack your brains to remember one? Sadly, too many presentations are easy to forget. And that's a big problem because the only reason the presenter gave the talk was to communicate something to you!
However, there are three basic things that you can do to ensure that your verbal messages are understood – and remembered – time and time again.
Although somewhat obvious and deceptively simple, these are:
* Understand the purpose of the presentation
* Keep the message clear and concise
* Be prepared
* Be vivid when delivering the message
Understand what you want to achieve
Before you start working on your talk or presentation, it's vital that you really understand what you want to say, who you want to tell and why they might want to hear it. To do this, ask yourself: Who? What? How? When? Where? Why?
Who are you speaking to? What are their interests, presuppositions and values? What do they share in common with others; how are they unique?
What do you wish to communicate? One way of answering this question is to ask yourself about the ‘success criteria’. How do you know if and when you have successfully communicated what you have in mind?
How can you best convey your message? Language is important here, as are the nonverbal cues discussed earlier. Choose your words and your nonverbal cues with your audience in mind. Plan a beginning, middle and end. If time and place allow, consider and prepare audio-visual aids.
When? Timing is important here. Develop a sense of timing, so that your contributions are seen and heard as relevant to the issue or matter at hand. There is a time to speak and a time to be silent. ‘It’s better to be silent than sing a bad tune.’
Where? What is the physical context of the communication in mind? You may have time to visit the room, for example, and rearrange the furniture. Check for availability and visibility if you are using audio or visual aids.
Why? In order to convert hearers into listeners, you need to know why they should listen to you – and tell them if necessary. What disposes them to listen? That implies that you know yourself why you are seeking to communicate – the value or worth or interest of what you are going to say.
Keep it simple
When it comes to wording your message, less is more. You're giving your audience headlines. They don't need to and are usually not expecting to become experts on the subject as a result of hearing your talk.
If you're using slides, limit the content of each one to a few bullet points, or one statement or a very simple diagram
Be prepared
Preparation is underrated. In fact, it is one of the most important factors in determining your communication successes. When possible, set meeting times and speaking and presentation times well in advance, thus allowing yourself the time you need to prepare your communications, mindful of the entire communication process (source, encoding, channel, decoding, receiver, feedback and context). By paying close attention to each of these stages and preparing accordingly, you ensure your communications will be more effective and better understood.
Of course, not all communications can be scheduled. In this case, preparation may mean having a good, thorough understanding of the office goings-on, enabling you to communicate with the knowledge you need to be effective, both through verbal and written communications.
Copyright © 2009 NLP STARFIELD | All Rights Reserverd.
Office : Bellagio Boutique Mall LG-03 Jl. Mega Kuningan Barat Kav. E4 No. 3
Phone/Fax : 021-30029831 Email : info@nlp-starfield.com Website : www.nlp-starfield.com